Minggu, 01 September 2013

KETIKA SESEORANG MEMILIHMU MENAMPUNG HATINYA

Kadang Alloh turunkan rasa sakit untuk membuat seseorang kian kuat dan kian tangguh menghadapi kehidupan.... namun terkadang orang terkuat sekalipun menghadapi sisi lain dari hati dan jiwanya yang rapuh, bahkan walau tanpa sakit yang ia temui... di saat itulah kadang ia membutuhkan seseorang yang di percayainya seseorang yang diangapnya paling memahami hidupnya, bukan untuk menukar bebannya atau menyimpan segala rasanya namun hanya sekedar untuk membagikan rasa resahnya, cerita sakitnya dan semua harapan serta keinginannya.... karena pada kenyataannya tidak semua orang siap menjadi sandaran dari beban beban orang lain yang ada di sekitarnya bahkan walau itu bagian dari hidupnya.
dan siapapun engkau yang menjadi bagian cerita kegundahan dan rasa sakit seseorang... bersabarlah, ingatlah selalu jika engkau sedang dipilih oleh seseorang untuk menjadi jalan indahnya dia melepaskan semua bebannya.
makin dia mempercayaimu maka akan makin banyak pula cerita kebodohannya padamu bahkan ia tak akan segan memperlihatkan air mata , rintihan dan semua kelemahan dirinya padamu hingga kau terkadang bergumam dalam hatimu ... "Beginilah ternyata dia itu"
Namun .. Percayalah, apapun bentuk curhatannya sesungguhnya itulah kepercayaan penuh darnya yang tak pernah ia tunjukan pada siapapun kecuali padamu, karena ia tak akan pernah mau tunjukan semua bagian hidupnya kecuali hanya pada orang yang benar-benar ia pilh untuk menjadi teman hatinya..
dan banyaklah memaafkan keberaniannya.. berani merepotkanmu, berani menceritakan segalanya padamu, berani tentang apapun dari hidupnya yg di berikan untukmu...

Selasa, 09 Juli 2013

HENING YANG MENIKAM


Tiba-tiba seperti ada belati yang menghujam menusuk dada ini... terhunus menancap perlahan merobek rasa dadaku.. melaju menghujam hingga ke jantungku... tanpa darah namun sakitnya mungkin seperti sayatan yang di ulang-ulang dibalik dada sana...
Hilang, sunyi tanpa sepatah kata, seperti sebilah belati yang tak pernah ingin menyapa darah, atau menepi sambil meminta permisi di balik kulit yang di sayatnya.... dia diam membungkam namun mampu memercikan darah bahkan hingga mengalirkannya...
Tiba-tiba .... begitu di hujamkannya tanpa aba-aba atau setidaknya di sambangi di balik sapaan sederhana... hingga ku tak perhan harus berpikir jika akupun harus melakukan hal yang sama untuk mengingatkan rasanya.....
Belati sunyi sungguh heningmu amat menikam...

Senin, 08 Juli 2013

RAMADHAN DATANG DAN RESAHKU KIAN MENGHUJAM



Ramadhan datang ... namun resahku kian menghujam seperti hujaman belati yang menukik hingga kebalik hati..
Akankah ku kan terlahir kembali menjadi sesuatu yang lebih indah lagi .... ataukah hanya akan seperti seonggok tanah yang meperti onggokan tanpa arti... hingga jika hujan datang tak harus lama untuk hanyut sirna tanpa jejak apapun di sana....
Ramadhan datang .... namun resahku kian menghujam seperti hujaman belati menukik hingga ke balik hati..


Selamat menyambut dan melalui saum ramadhan... 
jika ini jadi Ramadhan yang Terakhir dalam Hidup kita
Mudah-mudahan ini bagian dari Ramadhan Kita yang terindah


Minggu, 30 Juni 2013

MALAMKU MEMELUK RINDUKU


Malamku kian beranjak memuncak , mendaki warna malam yang kemudian kembali memutar semua ingatan yang menukik hingga menghantarkan sepi pada ingatan pagi dan cerita yg mungkin kian usang...
sendiri disini... diantara tiupan kipas malam dan derit jendela kesepian, ku tersandar pada dinding yang terus saja membungkam dan hanya bisa merekam. entah sudah berapa banyak rekaman kisahku dan kisah-kisah senderanku padanya , seperti senderan malam ini yang juga tetap padanya.
Waktuku rasanya makin kian mendekati masa lalu, masa di mana aku hanya akan ada diantara sedikit ingatan yang merekam semua kisahku... bahkan entah pada mereka yang katanya mencintai kisah-kisahmtentang diriku atau kisah tentang cerita bersamaku... yang pasti saatnya nanti ku hanya bisa terdiam menyendiri diantara lobang sepi dan ejahan waktu yang harus ku lalui untuk menunggu .
dan hingga malam ini .. sungguh aku masih belum sanggup menepi di sisi taqdir itu.. masih banyak serpihan yang tlah hilang dari hidupku.... masih amat banyak serpihan yang belum sempat ku ambil dan tempelkan untuk menutupi  lobang-lobang kisahku... dan masih amat berat jika ku harus beranjak dan memikul semua beban rasaku.. namun yang pasti AKU BELUM PANTAS Menemui-Mu.
dan Malam ini... kembali malam memeluk ku dengan rindu.... seperti rindunya aku pada kiah - kiah masa lalu atau pada harapan jika aku pergi nanti , maka biarkanlah ku beranjak diantara sepi dan heningnya sakit yang mungkin ku taburi.... 
Malamku...... tetap memelukku dengan Rindu...


Kamis, 27 Juni 2013

PADA LINGKARAN YANG MEMBIRU






Gontai melangkah... berjalan menyusuri satu demi satu bongkahan taqdir yang tersusun di antara cerita hujan dan badai di masa lalu dan mentari pagi yang bersinar dalam mimpi pada deretan naskah dialog hidup yang akan di perankan esok hari, dan hari ini masih saja berputar diantara lingkaran-lingkaran yang kian membiru dihantam sisa badai dan hujan masa lalu yang masih saja sisakan beceknya pelataran hingga jatuhkan siapapun yang datang karena jalanan yang licin belum sempat terkeringkan mentari yang mungkin baru sejenak menghampiri dan belum sempat mengangkasakan bulir-bulir sisa tetesan air hujan di dedaunan pada pelataran bahkan mungkin ada diantara sisa tetesan bocoran atap-atap rumah singgah ku yang tak sempat tertahankan.

Lingkaran itu kian membiru... seperti lingkaran sisa perjalanan yang masih saja tak beranjak mengitari taqir dari balik mimpi.. dan hingga hari ini kau masih saja menorehkan patahan ranting kering yang berjatuhan pada tanah pelataran yang masih basah di basahi sisa hujan dan kisah badai yang seperti ingin terabadikan...

Aku tetap melangkah walau gontai pada lingkaran yang kian membiru di ulur waktu,....

________________________________Senja Juni penghujung hari ke- 27. kaki gn Kujang________