Jumat, 17 Januari 2014

KUTULIS UNTUK LANGIT KU TITIP PADA BUMI


Bumi hening ... sepi di selimuti temaram mentari yang bertukar warna pada rembulan, andai saja ada bintang mungkin burung dan gunung pun enggan untuk terbangun dan beterbangan. bukan karena langit menjatuhkan tetesan hujan , bukan pula karena awan meggulung menyelimuti hari tanpa senyuman, karena aku yang terdiam di sini di balik sepi ini tak pernah lelah menatap warnanya, mengukir ronanya dan menyusuri setiap kepingan - kepingannya yang bahkan mungkin tak pernah singgah dalam ingatan. sepi bumi ini bukan caraku mengheningkan tatapan pada langit yang kadang muram tanpa alasan, hening bumi ini bukan caraku mengedipkan pandangan pada langit yang kadang berbalut awan, bahkan dinginnya bumi ini bukan caraku memejamkan penglihatan pada langit yang kadang tak sadar jika senyumnya saja mengukir kisah penuh arti di ujung hati.  
bumi... masuklah ke balik dadaku dan dengarkan lah detakku yang tak pernah terhenti mengurai kisah panjang tentang bulan dan bintang, yang tak pernah terdiam mengurai cerita tentang awan dan kabut malam atau embun pagi dan cahaya siang... kabarkan pada langit jika aku di bumi tak akan pernah terhenti meraih rembulan dan memetik bintang yang tersimpan di dasar rasa langit bahkan pada jantung awan. ilu mb.

Minggu, 01 Desember 2013

SELAMAT JALAN ANAKKU.... Alloh Lebih mencintaimu


SLAMAT JALAN ANAKKU...
JAMIL NUR RAFI'I

Sesaat napasku tertahan, terdiam dalam tarikan napas yang dalam, pukul 20.00 WIB saat itu, saat kabar keheningannya singgah dilayar Handphonku yang sedang menyusuri jalanan kota Lembang malam ini ... Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun... Selamat jalan anakku Jamil Nur Rafi'i... 1,5 tahun ku lewati waktu bersamanya, setidaknya banyak hal yang ku tau tentang nya hingga ia menjadi salah satu murid di kelasku yang paling banyak menyita perhatianku... dengan cara apapun Alloh datangkan keheningan itu untukmu... yang jelas kau telah pernah singgah diantara hati kami, dan hingga datang kabar keheningan mu itu kau tetap bagian dari kasih sayang kami..., pagi ini ku shalatkan engkau dan ku antar hingga ke persinggahan terakhirmu, Aku bersaksi jika kau salah satu diantara mereka yang sedang belajar menapaki kehidupan, mencari makna kebenaran dengan caramu, dan saksikanlah... jika kami sungguh menyayangimu, namun Alloh lebih menyayangimu..

Slamat Jalan Anakku... Mudah-mudahan Alloh menjadikanmu salah satu penghuni sorganya.. Ammiin....

Senin, 11 November 2013

AKU TERDAMPAR PADA MALAM


Berganti... malam selalu saja berlalu seperti hari, detak jantung dan segala yang bergerak menyusuri lintasannya... lintasan waktu, lintasan hari, lintasan taqdir dan lintasan hati yang terus menggelinding silih berganti... namun aku tetap tak beranjak dari tempat ini, tempat ku mengintip rembulan memahat bintang dan menyambut senyuman mentari hingga menatap kilatan badai...

Dan malam ini aku terdampar pada hening yang menyimpan putaran kisah yang dinanti diantara semua putara kisah-kisah tadi.. bulan menatapku nanar sementara bibirnya terenyuh diantara hening dan untaian kata-kata terindah yang dikulumnya... hingga bintangpun seakan tak lagi berani berkedip karena tak ingin kehilangan satupun penggalan potret senyuman rembulan...

hingga malam tak berujung... walau sunyi tak berganti .... aku tetap di sini menanti semuaanya terpergilirkan hingga aku memeluk rembulan....

Sabtu, 09 November 2013

AKHIRNYA AKU KEMBALI KE KAMPUS INI

25-26 September 2013 waktu itu, waktu ku ikuti seleksi untuk penerimaan Beasiswa S2 di salah satu sisi exotisme jalan Braga Bandung, sekedar mengikuti kata hati yang menggiringku ke tempat itu bersama segala kisahnya yang ku tuliskan di sisi lain kisah hidupku..No. 42 kursi seleksiku, ku lalui semua bagiannya tanpa ada yang kulewati walau saat itu sesungguhnya hanya bagian saja dari kisah yang sebenarnya sedang ku sulam di antara lembaran ceritaku...



28 Oktober 2013, saat kabar itu datang... ada bagian kisah lain yang membuatku menjadi setengah menunggunya, ada rasa asa dan semua mimpi yang harus di lalui dan di cari yang jika saja tidak mungkin membuat kisahku tak akan pernah lengkap.. akhirnya takdir itu datang dan ku dapati diantara deretan nama-nama itu.





Dan awal dari kisah ini tlah ku lalui, kini ku kembali pada kisah itu... kisah pencarian dan pengukiran.. kisah yang mungkin menjadi salah satu dari paragrap awal kisah-kisah yang lainnya.. 
1 November 2013, kembali ku susuri lorong - lorong salah satu deretan dinding di tempat ini .. UPI Bandung. menghentakan derap kaki yang sama bersama beberapa hentakan lain dan ada hentakan yang hanya ku miliki dan bukan hentakan milik yang lain (mb) .... 
6 November 2013... semuanya tlah tergadaikan pada beberapa helai kertas diantas materai... detik detik dimana semuanya ter-azamkan  bahwa tempat inilah yang ku pilih untuk 2 tahun kedepan.

Jepretan pertama pada lembaran pertama pula