Kini giliranku menepi diantara batu - batu kali, terdiam diriuh
gemuruh bayu, menghening di onggokan-onggokan sunyi penghuni kali,
rindang dedaunan mengelilingi raga bahkan sepi menyelimuti kesendirian
diri dan memaksa tuk sejenak menepi pada ejaan riak – riak air dan
tetesan tetesan bulir air di bebatuan, atau hembusan angin basah nan
mengangkasa mengabut sahdu pada dinding – dinding waktu yang membatu...
Sejenak mataku tertambat pada tetesan air di rambut – rambut akar
yang satu demi satu terjatuh menimpa punggung bebatuan.... bulir-bulir
bening itu terbang tenang bergantian dan singgah tanpa kegaduhan pada
pungung bebatuan yang terdiam dan terhujam namun tetap enggan tuk
beranjak ketepian, tiada resah begitupun rasa gundah apa lagi tentang
kisah lelah perjumpaannya, bahkan meski terus berulang pada tiap
tetesan.
Sang bulir bening tak jua berhenti menyambangi dengan kedamaian
bahkan suaranya pun tlah mengusir rasa lelah...sentuhannya melepas
gundah... dan ia datang tanpa bertumpah darah... semua tampak serba
indah... ya indah...sangat indah.
Sementara oggokan – onggokan batu itu masih jua terdiam tak beranjak
walau harus bertahun – tahun bahkan berpuluh tahun tertetesi, dan kini
heningnya tetap saja sepi....diamnya tetap saja senyap... dan setiap
tetesan itu tak jua menggundahkan dirinya walau akhirnya menyisakan
bekas nan enganga yang tak kan lagi sirna...
Subhanalloh... sungguh perjumpaan terindah yang penuh
makna....Datang dengan cinta serta menyambangi bersama kasih yang penuh
arti, hingga disana tertorehlah jejak jejeak diri tanpa saling
menyakiti, dan sambutan indah tanpa gundah karena sang penyambang yang
tak membuat resah...
Masih tak mampukah kita belajar pada alam... walau pada tetesan
butir butir air di bebatuan...??? Bukankah kita yang seharusnya memiliki
kisah mereka....??? Istiqomah dan tak pernah lelah datang membawa
hikmah berbaut ikhlas dengan mahabbah.... tiada henti menyabangi dan
menorehkan makna – makna cinta tanpa menyisakan resah , bahkan
dengarkanlah... suara tetesannya saja menenggelamkan resah di heningnya
ketenangan rasa yang selalu rindu disapanya...
Tak pernah ia datang bersama ketegangan....
Tak pernah ia datang dengan kegaduhan...
Tak pernah ia singgah dengan rasa gundah.... bahkan walau ia harus
lakukan pada rentang waktu yang amat panjang... namun tetap saja suara
itu indah tanpa keluhan. Hingga akhirnya lihatah apa yang Alloh
hadiahkan....??? jejak jejak dahsyat di bebatuan keras yang tak kan
pernah sirna walau oleh jaman.
Tengoklah sang batu yang jua tak beranjak walau harus termangu
diantara tetesan – tetesan yang tak berkesudahan ... dia terdiam dan
biarkan tiap tetesan hikmah basah melumuri seluruh tubuhnya, dia tetap
diam dan bersabar disambangi tetesan makna yang terus berjatuhan, hingga
akhirnya ia berazam tuk ikhlaskan jejak-jejak hikmah nan penuh makna
itu menorehkan bekas menghiasi sekujur tubuh kelamnya...
Subhanalloh...................
Begitulah mereka mengajari kita tentang hikmah, walau hanya tetesan air di bebatuan.
_____________________Menyepi di kali hati 07062010______________________________
___________________Torehan dawat by Dadan Hermawan____________________________
Selasa, 04 Juni 2013
WANITA..... PENGHUNI TERBANYAK di NERAKA.....!!!
Diriwayatkan dari Abu Sa’id al Khudriy ia berkata : “suatu ketika
Rosululloh keluar pada hari raya idul adha atau idul fitri menuju
tempat shalat dan menemui sekelompok wanita. Beliau bersabda, “wahai
kaum wanita bersedekahlah, sesungguhnya aku telah diperlihatkan bahwa
kalian adalah mayoritas penghuni neraka “ , mereka bertanya ,”mengapa
wahai rosululloh ? “ beliau menjawab “ kalian banyak melaknat dan
durhaka terhadap suami, dan tidaklah aku menyaksikan orang yang memiliki
kekuarangan akal dan agama yang dapat menghilangkan akal kaum laki laki
yang setia daripada salah seorang diantara kalian.” Mereka bertanya , “
apa yang dimaksud dengan kekuarangan agama dan akal kami ya Rosululloh
?”, beliau menjawab “bukankah kesaksian seorang wanita sama dengan
separuh kesaksian laki laki ?,” mereka menjawab ,” ya benar “. Bukankah
wanita apabila sedang haidh mereka tidak shalat dan puasa ?”, merek
menjawab “ya benar “ beliau berkata kembali “ itulah bukti kekuarangan
agamanya” . (Riwayat Bukhari)
Dalam riwayat lain Rosululloh bersabda “neraka diperlihatkan kepadaku. Aku melihat kebanyakan penghuninya adalah wanita. Lalu, surga di perlihatkan kepadaku, dan aku melihat kebanyakan penghuninya orang-orang fakir “ (Riwayat Ahmad)
Hadit – hadits di atas jelas dan gamblang menjelaskan bahwa penghuni neraka adalah mayoritas kaum perempuan. Kabar yang sesungguhnya mengakibatkan kau wanita semakin hati hati dan waspada agar mereka tidak jadi salah satunya...
kenapa wanita menjadi penghuni mayoritas neraka ????
1. Karena Kekufura dan durhakannya
Suatu ketika terjadi gerhana matahri, rosululloh dan para sahabat segera melakukan shalat gerhana dengan shalat yang sangat panjang, dan diperlihatkan kepada Rosululloh sorga dan neraka, dan kemudian beliaupun bersabda kepad para sahabat “..........dan aku melihat neraka, maka tidak pernah aku melihat pemandangan seperti ini sama sekai, aku melihat kebanyakan penduduknya adalah wanita. “ para sahabatpun bertanya “kenapa demikian ya rosululloh ? “ beliau menjawab “ karena kekufuran mereka “ para sahabat bertanya kembali “ apakah merek kufur terhadap Alloh ?” beliau menjawab “ mereka kufur (durhaka) terhadap suami mereka, ingkar terhadap kebaikan-kebaikannya, kalaulh engkau berbuat baik kepada salah seorang diantara mereka selama waktu yang panjang , kemudian dia melihat sesuatu pada dirimu (yang tidak dia sukai) niscaya dia akan berkata:’aku tidak pernah melihat sedikitpun kebaikan pada dirimu” (riwayat bukhari)
Dalam hadits lain rosululloh bersabda : “ Alloh tidak akan melihat kepada wanita yang tidak mensyukuri apa yang ada pada suaminya dan tidak merasa cukup dengannya (HR Nasa’i)
2. Karna tidak menutup auratnya
Rosululloh bersabda : “ ....dan wanita-wanita yang berpakaian tetapi hakikatnya mereka telanjang, melenggak lenggokkan kepala mereka karena sombong dan berpaling dari ketaatan kepada Alloh dan suaminya, kepala mereka seakan akan seperti punuk onta, mereka tidak masuk sorga dan tidak mendapatkan wewangiannya sorga padahal wanginya sorga bisa tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian” (HR Muslim, ahmad)
3. Tabarruj
Inilah dosa yang sering dilakukan oleh para wanita setelah menikah, dia senang bersolek apalagi tak menutup aurat dan enggan berdandan dirumah suaminya, Yang disebut tabarruj disini adalah seorang wanita yang menampakan perhiasannya dan keindahan tubuhnya serta semua yang seharusnya ditutupinya agr tidak membangkitkan syahwat lawan jenisnya.
Nabi Muhammad bersabda “dan wanita-wanita yang berpakaian tetapi hakikatnya mereka telanjang”
“dan janganlah mereka menampakan perhiasan perhiasan mereka” (an nuur :31)
“dan tinggallah kalian dirumah rumah kalian dan janganlah kalian bertabarruj dengan tabarrujnya orang orang jahiliah jaman dulu” ( Al Ahzabb :33 )
4. Suka mencela dan memanggil dengan panggilan yang buruk
Seorang wanita bila sedang kesal atau jengkel mereka akan mudah mengeluarkan kata kata atau panggilan dengan panggilan buruk baik pada orang lain terlebih pada suaminya , untuk hal ini Alloh swt berfirman dalam surat al hujurat : “hai orang orang yang beriman. Jangnlah suatu kaum memperolok olok kaum lainnya, karena boleh jadi mereka (yang diperolok olok) lebih baik dari mereka (yang memperolok olok) dan jangan pula wanita wanita(memperolok) wanita wanita yang lain, karena bisa jadi mereka (yang diperolok olok) lebih baik dari wanita (yang mengolok olok). Dan janganlah kamu mencela diriu sendiri, dan janganlah kamu panggil memanggil dengan panggilan yang buruk, ...... (Al Hujurot : 11 )
5. Menolak hubungan intim dengan suami
Nabi bersabda : “demi dzat yang nyawaku di tangan-Nya, tidaklah seorang laki laki (suami) itu mengajak istrinya ke atas ranjangnya, lalu ia enggan memenuhinya sehingga sang suami tidur semalaman dalam keadaan marah kepadanya, kecuali para malaikat akan melaknatnya sapai pagi” (HR ibnu Hibban)
Beliaupun bersabda “jika seorang sumi mengajak istrinya untuk memenuhi kebutuhannya (jima’), maka hendaklah ia melayaninya , meskipun ia sedang berada di depan tungku perapian (memasak ) “ (Hr. Tirmidzi)
6. Cemburu buta dan Marah Marah
Banyak di antara wanita yang telah berumah tangga dihadapka pada banyaknya pekerjaan dan kesibukan yang terkadang mengakibatkan ia mudah marah, termasuk ketika mereka dilanda oleh rasa kecemburuan pada suaminya .
Rosululloh bersabd : “orang kuat itu bukanah orang yang menang bergulat, tetpi orang kuat iaah orang yang dapat menahan amarahnya ketika ia marah (Mutafaq’alaih)
Dalam hadits lain rosulullooh bersabda “ tidak ada suatu yang ditean seorang hamba yang lebih afdhal di sisi Alloh daripada menelan (menahan) amarah yang ditelannya karena keridhaan Alloh “ ( HR Ahmad)
7. Meminta cerai tanpa sebab alasan syar’i
Seorang istri terkadang ketika daam himpitan amarah dengan mudah meminta cerai dari suaminya tanpa berpikir apakah alasannya disyahkan oleh syar’i, karena kurangnya rizki suami, karena belum mampunya suami memenuhi keinginannya, atau karena menolaknya hal lai yang suami tidak dihukumi salah oleh syar’i... , Rosululloh bersabda : “wanita mana saja yang meminta talak kepada suaminya tanpa alasan , maka haram baginya aroma sorga” (HR> Abu daud dan tirmidzi)
Demikian diantara ha hal yang mengantarkan kaum wanita terjerumus kedalam heraka dan menjadi penghuni mayoritas didalammya.. andai saja anda menjadi wanita wanita terjaga maka pintu pintu sorga akan memanggilnya nanti dan anda bisa masuk lewat piintu mana saja.
“Sesungguhnya seorang wanita itu jika telah menunaikan shalat lima waktu, menunaikan puasa ramadhan, menjaga kemaluannya, dan taat kepada suaminya, maka kelak akan dikatakan kepadanya, “masuklah kedalam sorga melalui pintu mana saja yang kamu suka” (HR. Thabrani, ibn Hibban)
Saatnya kita memilih ... akankah mendaftarkan diri jadi penambah penghuni neraka atau jadi wanita yang akan di persilahkan memasuki pintu pintu sorga yang mana saja ????? silahkan pilih sekarang juga ............................................!!!
5 Februari 2010 pukul 23:49
Dalam riwayat lain Rosululloh bersabda “neraka diperlihatkan kepadaku. Aku melihat kebanyakan penghuninya adalah wanita. Lalu, surga di perlihatkan kepadaku, dan aku melihat kebanyakan penghuninya orang-orang fakir “ (Riwayat Ahmad)
Hadit – hadits di atas jelas dan gamblang menjelaskan bahwa penghuni neraka adalah mayoritas kaum perempuan. Kabar yang sesungguhnya mengakibatkan kau wanita semakin hati hati dan waspada agar mereka tidak jadi salah satunya...
kenapa wanita menjadi penghuni mayoritas neraka ????
1. Karena Kekufura dan durhakannya
Suatu ketika terjadi gerhana matahri, rosululloh dan para sahabat segera melakukan shalat gerhana dengan shalat yang sangat panjang, dan diperlihatkan kepada Rosululloh sorga dan neraka, dan kemudian beliaupun bersabda kepad para sahabat “..........dan aku melihat neraka, maka tidak pernah aku melihat pemandangan seperti ini sama sekai, aku melihat kebanyakan penduduknya adalah wanita. “ para sahabatpun bertanya “kenapa demikian ya rosululloh ? “ beliau menjawab “ karena kekufuran mereka “ para sahabat bertanya kembali “ apakah merek kufur terhadap Alloh ?” beliau menjawab “ mereka kufur (durhaka) terhadap suami mereka, ingkar terhadap kebaikan-kebaikannya, kalaulh engkau berbuat baik kepada salah seorang diantara mereka selama waktu yang panjang , kemudian dia melihat sesuatu pada dirimu (yang tidak dia sukai) niscaya dia akan berkata:’aku tidak pernah melihat sedikitpun kebaikan pada dirimu” (riwayat bukhari)
Dalam hadits lain rosululloh bersabda : “ Alloh tidak akan melihat kepada wanita yang tidak mensyukuri apa yang ada pada suaminya dan tidak merasa cukup dengannya (HR Nasa’i)
2. Karna tidak menutup auratnya
Rosululloh bersabda : “ ....dan wanita-wanita yang berpakaian tetapi hakikatnya mereka telanjang, melenggak lenggokkan kepala mereka karena sombong dan berpaling dari ketaatan kepada Alloh dan suaminya, kepala mereka seakan akan seperti punuk onta, mereka tidak masuk sorga dan tidak mendapatkan wewangiannya sorga padahal wanginya sorga bisa tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian” (HR Muslim, ahmad)
3. Tabarruj
Inilah dosa yang sering dilakukan oleh para wanita setelah menikah, dia senang bersolek apalagi tak menutup aurat dan enggan berdandan dirumah suaminya, Yang disebut tabarruj disini adalah seorang wanita yang menampakan perhiasannya dan keindahan tubuhnya serta semua yang seharusnya ditutupinya agr tidak membangkitkan syahwat lawan jenisnya.
Nabi Muhammad bersabda “dan wanita-wanita yang berpakaian tetapi hakikatnya mereka telanjang”
“dan janganlah mereka menampakan perhiasan perhiasan mereka” (an nuur :31)
“dan tinggallah kalian dirumah rumah kalian dan janganlah kalian bertabarruj dengan tabarrujnya orang orang jahiliah jaman dulu” ( Al Ahzabb :33 )
4. Suka mencela dan memanggil dengan panggilan yang buruk
Seorang wanita bila sedang kesal atau jengkel mereka akan mudah mengeluarkan kata kata atau panggilan dengan panggilan buruk baik pada orang lain terlebih pada suaminya , untuk hal ini Alloh swt berfirman dalam surat al hujurat : “hai orang orang yang beriman. Jangnlah suatu kaum memperolok olok kaum lainnya, karena boleh jadi mereka (yang diperolok olok) lebih baik dari mereka (yang memperolok olok) dan jangan pula wanita wanita(memperolok) wanita wanita yang lain, karena bisa jadi mereka (yang diperolok olok) lebih baik dari wanita (yang mengolok olok). Dan janganlah kamu mencela diriu sendiri, dan janganlah kamu panggil memanggil dengan panggilan yang buruk, ...... (Al Hujurot : 11 )
5. Menolak hubungan intim dengan suami
Nabi bersabda : “demi dzat yang nyawaku di tangan-Nya, tidaklah seorang laki laki (suami) itu mengajak istrinya ke atas ranjangnya, lalu ia enggan memenuhinya sehingga sang suami tidur semalaman dalam keadaan marah kepadanya, kecuali para malaikat akan melaknatnya sapai pagi” (HR ibnu Hibban)
Beliaupun bersabda “jika seorang sumi mengajak istrinya untuk memenuhi kebutuhannya (jima’), maka hendaklah ia melayaninya , meskipun ia sedang berada di depan tungku perapian (memasak ) “ (Hr. Tirmidzi)
6. Cemburu buta dan Marah Marah
Banyak di antara wanita yang telah berumah tangga dihadapka pada banyaknya pekerjaan dan kesibukan yang terkadang mengakibatkan ia mudah marah, termasuk ketika mereka dilanda oleh rasa kecemburuan pada suaminya .
Rosululloh bersabd : “orang kuat itu bukanah orang yang menang bergulat, tetpi orang kuat iaah orang yang dapat menahan amarahnya ketika ia marah (Mutafaq’alaih)
Dalam hadits lain rosulullooh bersabda “ tidak ada suatu yang ditean seorang hamba yang lebih afdhal di sisi Alloh daripada menelan (menahan) amarah yang ditelannya karena keridhaan Alloh “ ( HR Ahmad)
7. Meminta cerai tanpa sebab alasan syar’i
Seorang istri terkadang ketika daam himpitan amarah dengan mudah meminta cerai dari suaminya tanpa berpikir apakah alasannya disyahkan oleh syar’i, karena kurangnya rizki suami, karena belum mampunya suami memenuhi keinginannya, atau karena menolaknya hal lai yang suami tidak dihukumi salah oleh syar’i... , Rosululloh bersabda : “wanita mana saja yang meminta talak kepada suaminya tanpa alasan , maka haram baginya aroma sorga” (HR> Abu daud dan tirmidzi)
Demikian diantara ha hal yang mengantarkan kaum wanita terjerumus kedalam heraka dan menjadi penghuni mayoritas didalammya.. andai saja anda menjadi wanita wanita terjaga maka pintu pintu sorga akan memanggilnya nanti dan anda bisa masuk lewat piintu mana saja.
“Sesungguhnya seorang wanita itu jika telah menunaikan shalat lima waktu, menunaikan puasa ramadhan, menjaga kemaluannya, dan taat kepada suaminya, maka kelak akan dikatakan kepadanya, “masuklah kedalam sorga melalui pintu mana saja yang kamu suka” (HR. Thabrani, ibn Hibban)
Saatnya kita memilih ... akankah mendaftarkan diri jadi penambah penghuni neraka atau jadi wanita yang akan di persilahkan memasuki pintu pintu sorga yang mana saja ????? silahkan pilih sekarang juga ............................................!!!
5 Februari 2010 pukul 23:49
BISIKAN BATU NISAN
Singgahlah sejenak di heningnya taman bunga kemboja... terdiam
dikesendirian besama halus elusan angin kenangan. Riuh terdengar bisikan
daun daun yang berjatuhan diantara rerumputan.. sejenak liriklah satu
demi satu merahnya tanah pusaran yang terbungkam memendam para pengelana
yang tlah berhenti di lembar terakhir kehidupan, batu batu nisan yang
tegak mendongak pun tak pernah diam walau dalam keheningan, dia diam
membisu namun tajam memandang dalam sunyi yang menggulung sepi dan terus
mengelilingi.
Bersamanya kudengar kisah panjang perjalanan yang terurai bagaikan benang benang yang menggulung di dedaunan. Dan kini dia membungkam panjangnya kisah yg sering kita urai di sepanjang jalan yang hampir saja kita terlena mengenali tempat perhentian. Terlena karena tenggelam dalam kebanggaan, terlena karena asik berhenti di keangkuhan, terlena karena tak bisa keluar dari kubangan kenikmatan maya, terlena karena terjebak dalam elusan nafsu yang tak berkesudahan, terlena karena terpikat oleh kemesraan indahnya maksiat yang disembuyikan atas nama amal, atau terlena dalam buaian prasangka kesolehan. Hingga saat waktunya tiba dengan tiba tiba ... kita hanya terhenyak dan terbelalak, ingin rasanya derteriak dan terus bergerak meronta dan mengiba tuk tambahan usia yang ingin kita tata. Namun semuanya tlah berakhir bersama tatapan merah tanah sang pusaran dan heningnya kisah panjang batu nisan.
Dan kini yang tersisa hanyalah sebuah batu nisan... yang kan tetap terdiam namun kan panjang bercerita tentang semua kisah yang tlah kita urai , bersamanya kan lekat terukir kisah panjang para penghuninya pada setiap tatapan mata yang memandang tulisan hitam sang nisan...
Ada kisah mekarnya bunga di taman bersama para penghibur malam yang tak henti mengurai cinta bersama bulir bulir air mata di atas sajadah cinta, ada kisah sahdu rayuan rindu para peyanjung kidung beningnya kalbu, ada kisah bahagia namun penuh bara angkasa para mujahid pencari sorga..
Namun ada pula kisah ngeri perusak negeri yang tenggelam bersama mimpi impi sunyi, atau cerita nestapa para pendewa dunia dan semua permata yang tenggelam dalam kubangan mimpi yang menjepiit dan menghempaskan jiwanya bersama syahwat dan kehinaan....
Lantas kisah apa yang ingin kita torehkan dan kan kita titipkan bersama tatapan batu nisan......???
Bersama sang nisan semuanya tak kan ada yang tak terbugkam...... Astagfirullohaladziim........
_______________________________ pusaran dan nisan 10012009 _______________________-
____________________________ baitul hikmah by abu azka colection _____________________
Bersamanya kudengar kisah panjang perjalanan yang terurai bagaikan benang benang yang menggulung di dedaunan. Dan kini dia membungkam panjangnya kisah yg sering kita urai di sepanjang jalan yang hampir saja kita terlena mengenali tempat perhentian. Terlena karena tenggelam dalam kebanggaan, terlena karena asik berhenti di keangkuhan, terlena karena tak bisa keluar dari kubangan kenikmatan maya, terlena karena terjebak dalam elusan nafsu yang tak berkesudahan, terlena karena terpikat oleh kemesraan indahnya maksiat yang disembuyikan atas nama amal, atau terlena dalam buaian prasangka kesolehan. Hingga saat waktunya tiba dengan tiba tiba ... kita hanya terhenyak dan terbelalak, ingin rasanya derteriak dan terus bergerak meronta dan mengiba tuk tambahan usia yang ingin kita tata. Namun semuanya tlah berakhir bersama tatapan merah tanah sang pusaran dan heningnya kisah panjang batu nisan.
Dan kini yang tersisa hanyalah sebuah batu nisan... yang kan tetap terdiam namun kan panjang bercerita tentang semua kisah yang tlah kita urai , bersamanya kan lekat terukir kisah panjang para penghuninya pada setiap tatapan mata yang memandang tulisan hitam sang nisan...
Ada kisah mekarnya bunga di taman bersama para penghibur malam yang tak henti mengurai cinta bersama bulir bulir air mata di atas sajadah cinta, ada kisah sahdu rayuan rindu para peyanjung kidung beningnya kalbu, ada kisah bahagia namun penuh bara angkasa para mujahid pencari sorga..
Namun ada pula kisah ngeri perusak negeri yang tenggelam bersama mimpi impi sunyi, atau cerita nestapa para pendewa dunia dan semua permata yang tenggelam dalam kubangan mimpi yang menjepiit dan menghempaskan jiwanya bersama syahwat dan kehinaan....
Lantas kisah apa yang ingin kita torehkan dan kan kita titipkan bersama tatapan batu nisan......???
Bersama sang nisan semuanya tak kan ada yang tak terbugkam...... Astagfirullohaladziim........
_______________________________ pusaran dan nisan 10012009 _______________________-
____________________________ baitul hikmah by abu azka colection _____________________
KETIKA SEMUA KAHIRNYA HARUS BERGANTI
Bismillah ...... kuuntaikan bait bait dawat yang terurai bersama
uraian cincin waktu yang terus berlalu dan melaju, bersama masa yang
terus berlalu menorehkan kisah yang kan terus warnai panjangnya untaian
perjalanan cinta, rindu dan pengorbanan hidup yang terus menuju tempat
berlabuh.
Tiada kata abadi pada setiap kisah dan untaian hari...... semua akhirnya harus berganti, apalagi hari demi hari yang selalu tak berhanti mengitari lorong lorong deretan kepastian takdir al khaliq yang mengitari.
Slamat jalan kisah masa laluku....... slamat datang taqdir baru itu ..........
Kau tlah datang dan pergi silih berganti dan kau biarkan aku sendiri bersama bulir bulir takdir mengukir jutaan mimpi, menggambar hamparan kisah cinta, menorehkan tinta-tinta karya, asa dan cita-cita pada dinding-dinding hari yang kian ku lalui kian bertambah panjang serpihan serpihan kewajiban yang kan ku temui di akhir hayat nanti. Akankah semua kan jadi bekalku nanti ??? ataukah kan berat membebani ???
Waktu itu pun berlalu dan tahunpun berganti, saatnya kembali membuka lembar – lembar kisah yang masih indah terlihat jelas membekas pada ukiran kisah yang baru saja beranjak.... memilih warna warna merah dan tak jelas tuk kau rubah menjadi putih di lembaran lembaran hitam yang masih tersisa, jika saja takdir hari masih kan menghampiri kita kan kembali mengukirnya dengan penuh arti, karena semua akhirnya harus berganti.
Muhasabah diri... adalah pilihan berarti di akhir kisah hari ini, berteriak lantang pada helaian helaian kisah masa silam yang masih kelam, berdiri dan tak lagi memanjakan hati dari riuh bisikan – bisikan tanpa arti yang slalu datang menghampiri, berlari mengejar rasa yang hilang yang tlah lama tertinggal dan terikat pada simpul-sipul nafsu yang menjerat, dan kini mari bangunkan diri agar seua tak lagi hanya mimpi apalagi jika tanpa arti.
Akhirnya semua harus berganti..... siang masih berlari dan malam malam masih terus bergilir silih berganti, Akankah kita masih menepi ????
Akhirnya semua harus berganti ..... disaat saat kematian kan terus mendekati bahkan hampir saja kan menghampiri dan kisah-kisah bangga diri ini masih saja ternodai dan belum juga berganti dan terreparasi, akankah kita masih berseri seri ????
Akhirnya semua harus berganti...... ketika di akhir nanti kita harus sendiri bersama kelamnya malam yang mencekam dan sunyinya alam di lembah kematian menjawab semua pertanyaan yang mungkin kita hanya bisa diam membungkam, akankah kita masih terus terdiam dikubangan kegelapan ????
Akhirnya semua harus berganti..... dimasa semua cerita tak lagi kan tertoreh nanti, dan kita hanya bisa berdiri di panjangnya jebatan yang terbentang seperti helaian helaian tajam yang kan menerkam dan mengiris bengis sementara kita hanya bisa menangis pada kelamnya kisah yang tlah tiada dan tak sempat diganti pada hari hari yang masih di beri namun terus saja berdiam diri. Akankah kita masih tersenyum bersama rasa yang bangga yang masih ada di hari ini ????
Akhirnya Semua harus berganti..... seperti kisah hari ini...... slamat tahun baru 1431 H .
Saatnya kita mengganti diri, hati dan kisah kisah sunyi. Hingga esok jika mati menghampiri kita tak lagi sunyi dan merintih sendiri.
______________________ Menepi di pergantian hari 17122009/01011431_____________________
__________________________ part of life ___by Dadan Hermawan__________________________
Tiada kata abadi pada setiap kisah dan untaian hari...... semua akhirnya harus berganti, apalagi hari demi hari yang selalu tak berhanti mengitari lorong lorong deretan kepastian takdir al khaliq yang mengitari.
Slamat jalan kisah masa laluku....... slamat datang taqdir baru itu ..........
Kau tlah datang dan pergi silih berganti dan kau biarkan aku sendiri bersama bulir bulir takdir mengukir jutaan mimpi, menggambar hamparan kisah cinta, menorehkan tinta-tinta karya, asa dan cita-cita pada dinding-dinding hari yang kian ku lalui kian bertambah panjang serpihan serpihan kewajiban yang kan ku temui di akhir hayat nanti. Akankah semua kan jadi bekalku nanti ??? ataukah kan berat membebani ???
Waktu itu pun berlalu dan tahunpun berganti, saatnya kembali membuka lembar – lembar kisah yang masih indah terlihat jelas membekas pada ukiran kisah yang baru saja beranjak.... memilih warna warna merah dan tak jelas tuk kau rubah menjadi putih di lembaran lembaran hitam yang masih tersisa, jika saja takdir hari masih kan menghampiri kita kan kembali mengukirnya dengan penuh arti, karena semua akhirnya harus berganti.
Muhasabah diri... adalah pilihan berarti di akhir kisah hari ini, berteriak lantang pada helaian helaian kisah masa silam yang masih kelam, berdiri dan tak lagi memanjakan hati dari riuh bisikan – bisikan tanpa arti yang slalu datang menghampiri, berlari mengejar rasa yang hilang yang tlah lama tertinggal dan terikat pada simpul-sipul nafsu yang menjerat, dan kini mari bangunkan diri agar seua tak lagi hanya mimpi apalagi jika tanpa arti.
Akhirnya semua harus berganti..... siang masih berlari dan malam malam masih terus bergilir silih berganti, Akankah kita masih menepi ????
Akhirnya semua harus berganti ..... disaat saat kematian kan terus mendekati bahkan hampir saja kan menghampiri dan kisah-kisah bangga diri ini masih saja ternodai dan belum juga berganti dan terreparasi, akankah kita masih berseri seri ????
Akhirnya semua harus berganti...... ketika di akhir nanti kita harus sendiri bersama kelamnya malam yang mencekam dan sunyinya alam di lembah kematian menjawab semua pertanyaan yang mungkin kita hanya bisa diam membungkam, akankah kita masih terus terdiam dikubangan kegelapan ????
Akhirnya semua harus berganti..... dimasa semua cerita tak lagi kan tertoreh nanti, dan kita hanya bisa berdiri di panjangnya jebatan yang terbentang seperti helaian helaian tajam yang kan menerkam dan mengiris bengis sementara kita hanya bisa menangis pada kelamnya kisah yang tlah tiada dan tak sempat diganti pada hari hari yang masih di beri namun terus saja berdiam diri. Akankah kita masih tersenyum bersama rasa yang bangga yang masih ada di hari ini ????
Akhirnya Semua harus berganti..... seperti kisah hari ini...... slamat tahun baru 1431 H .
Saatnya kita mengganti diri, hati dan kisah kisah sunyi. Hingga esok jika mati menghampiri kita tak lagi sunyi dan merintih sendiri.
______________________ Menepi di pergantian hari 17122009/01011431_____________________
__________________________ part of life ___by Dadan Hermawan__________________________
SANG PELAYAR
Perahumu tlah menunggu di pelabuhan terdiam bersandar membisu
menunggu sang nakhoda datang dan mengajaknya berlayar…. Samudra itu kini
tlah terhampar menatap angkasa dan menanti sang pelayar hampiri dalam
deburan, semua telah disiapkan dan tak ada lagi yang kan bisa dihentikan
atau kau akan terdiam dan dipaksa untuk berlayar….
Berangkatlah…. Karena melaluinya adalah sebuah keharusan, menakhodainya adalah kepastian yang tak bias di tinggalkan dan menyebranginya adalah ketentuan yang tak mungkin kau tinggalkan karena kamipun kan bersama sama berlayar.. andai kita hanya terdiam niscaya tak akan pernah ada persinggahan dan menepi di pelabuhan.
Samudra itu terbentang seujung pandangan dan semakin dalam kan semakin menghening di kebisuan, ombak itu tak kan pernah berhenti datang dan mengikuti setiap lintasan perahu hidupmu yang jangan kau hentikan ditengah perjalanan karena tak sedikit yang kan tenggelam lenyap dan tak bersisa ditelan sang samudra, kuatkanlah biduk perahumu agar tak pernah terhempas walau harus menerjang batu karang, muatilah bagasi bagasi besar perahu itu dengan segudang bekal yang akan menemani panjangnya perjalanan dan angkatlah setinggi langit sang layar agar ia melaju tak dapat dihentikan dari kerasnya para penghalang dan rintangan.
Perjalanamu kali ini akan sangat mendebarkan, hatimu jangan pernah terlalaikan dan jiwamu harus senantiasa dikuatkan sehingga genggaman tanganmu kan penuh dengan keyakinan serta langkah langkah kakimu kian mantap hadapi takdir yang kan dilalui. Walau kau sedang terapung di hamparan samudra yang amat terhampar…..
Siang datang berganti malam yang menjelang silih berganti berputar bagaikan pedati takdir yang tak kan berhenti hingga di kampung halaman terakhir nanti, dan kau harus tetap berlayar dan matamu jangan sampai terpejam apalagi hingga sempat terhenti dan terlelap dalam buaian mimpi indah pada pulau pulau hijau persinggahan yang kan melenakan, karena jika terjadi….. bias jadi kau akan terhenti dan hilang tenggelam dan tak bias kembali ke kampung halaman, dank au kan tertimbun diantara batu karang yang garang memanggang di palung palung siksaan.
Melajulah terus bersama biduk perahumu dan jangan pernah terhenti di heningnya samudra yang mencekam.Ingatkah engkau akan nasihat besar Lukman Al-Hakim tentang samudra pada anaknya ?
• ﯾﺄﺑﻨﻲ...ﺍﻥﺍﻟﺪﻧﻳﺎ ﺑﺤﺭﻋﻤﻴﻖ ﻭﻗﺪﻏﺮﻕﻓﻴﻬﺎ ﻓﺎﺟﻌﻞﺳﻘﻴﻨﺘﻚﻓﻴﻬﺎﺗﻘﻮﺍﻟﻠﻪﺗﻌﻞ ﻭﻫﺴﻭﻫﺎﻓﻴﻬﺎﺍﻻﻳﻤﺎﻥ ﻭﺳﺮﺍﻋﻬﺎﺍﻟﺘﻮﮐﻞ ﻟﻌﻠﻚﺗﻨﺠﻮ "
“ Wahai anakku… sesungghnya dunia ini bagaikan lautan yang sangat luas, sungguh banyak yang tenggelam padanya, maka jadikanlah perahumu denga takwa pada Alloh ta’ala, dan muatilah perahumu denga iman, dan jadikanlah tawakal sebagai iman…. SEMOGA ENGKAU SELAMAT..”
Saudaraku… perahu kita ini tak kan pernah berhenti hingga waktunya nanti…. KECUALI kita tebuai dalam mimpi… SEMOGA KITA SELAMAT SAMPAI TUJUAN………
_______________________Tafakur di samudra LUHUR 09112009___________________________
----------------------------------------------by Dadan Hermawan-------------------------------------------------
Berangkatlah…. Karena melaluinya adalah sebuah keharusan, menakhodainya adalah kepastian yang tak bias di tinggalkan dan menyebranginya adalah ketentuan yang tak mungkin kau tinggalkan karena kamipun kan bersama sama berlayar.. andai kita hanya terdiam niscaya tak akan pernah ada persinggahan dan menepi di pelabuhan.
Samudra itu terbentang seujung pandangan dan semakin dalam kan semakin menghening di kebisuan, ombak itu tak kan pernah berhenti datang dan mengikuti setiap lintasan perahu hidupmu yang jangan kau hentikan ditengah perjalanan karena tak sedikit yang kan tenggelam lenyap dan tak bersisa ditelan sang samudra, kuatkanlah biduk perahumu agar tak pernah terhempas walau harus menerjang batu karang, muatilah bagasi bagasi besar perahu itu dengan segudang bekal yang akan menemani panjangnya perjalanan dan angkatlah setinggi langit sang layar agar ia melaju tak dapat dihentikan dari kerasnya para penghalang dan rintangan.
Perjalanamu kali ini akan sangat mendebarkan, hatimu jangan pernah terlalaikan dan jiwamu harus senantiasa dikuatkan sehingga genggaman tanganmu kan penuh dengan keyakinan serta langkah langkah kakimu kian mantap hadapi takdir yang kan dilalui. Walau kau sedang terapung di hamparan samudra yang amat terhampar…..
Siang datang berganti malam yang menjelang silih berganti berputar bagaikan pedati takdir yang tak kan berhenti hingga di kampung halaman terakhir nanti, dan kau harus tetap berlayar dan matamu jangan sampai terpejam apalagi hingga sempat terhenti dan terlelap dalam buaian mimpi indah pada pulau pulau hijau persinggahan yang kan melenakan, karena jika terjadi….. bias jadi kau akan terhenti dan hilang tenggelam dan tak bias kembali ke kampung halaman, dank au kan tertimbun diantara batu karang yang garang memanggang di palung palung siksaan.
Melajulah terus bersama biduk perahumu dan jangan pernah terhenti di heningnya samudra yang mencekam.Ingatkah engkau akan nasihat besar Lukman Al-Hakim tentang samudra pada anaknya ?
• ﯾﺄﺑﻨﻲ...ﺍﻥﺍﻟﺪﻧﻳﺎ ﺑﺤﺭﻋﻤﻴﻖ ﻭﻗﺪﻏﺮﻕﻓﻴﻬﺎ ﻓﺎﺟﻌﻞﺳﻘﻴﻨﺘﻚﻓﻴﻬﺎﺗﻘﻮﺍﻟﻠﻪﺗﻌﻞ ﻭﻫﺴﻭﻫﺎﻓﻴﻬﺎﺍﻻﻳﻤﺎﻥ ﻭﺳﺮﺍﻋﻬﺎﺍﻟﺘﻮﮐﻞ ﻟﻌﻠﻚﺗﻨﺠﻮ "
“ Wahai anakku… sesungghnya dunia ini bagaikan lautan yang sangat luas, sungguh banyak yang tenggelam padanya, maka jadikanlah perahumu denga takwa pada Alloh ta’ala, dan muatilah perahumu denga iman, dan jadikanlah tawakal sebagai iman…. SEMOGA ENGKAU SELAMAT..”
Saudaraku… perahu kita ini tak kan pernah berhenti hingga waktunya nanti…. KECUALI kita tebuai dalam mimpi… SEMOGA KITA SELAMAT SAMPAI TUJUAN………
_______________________Tafakur di samudra LUHUR 09112009___________________________
----------------------------------------------by Dadan Hermawan-------------------------------------------------
Langganan:
Postingan (Atom)